Pantangan Karo (7) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mengambil barang-barang yang diletakkkan ditata kuburan seperti bendera, kayu, piring, cerek, tempat bunga, gelas, dipan. Pantang pada waktu malam hari memotong kuku atau rambut ataupun mendengar anjing melolong. Pantang menyapu sebelum orang selesai makan dan pantang juga meninggalkan teman yang belum selesai makan. Merga Ginting pantang makan kerbau putih, belalangContinue Reading

Merga Ginting Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Merga Ginting dan cabang-cabangnya : Munte berasal dari Kutabangun, Ajinembah, Kubu, Dokan, Tongging, Munte, Rajatengah dan Bulan Jahe. Suka berasal dari Suka, Linggajulu, Naman dan Berastepu. Sugihen berasal dari Sugihen, Juhar, dan Kutabangun. Manik berasal dari Tongging, Bungabaru dan Lingga. Jawak berasal dari Cingkes. Seragih berasal dari LinggaContinue Reading

Pantangan Karo (6) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Tengah menanak nasi pantang bernyanyi atau menanggalkan tudung kepala. Sewaktu makan, pantang kalau tangkai sendok yang dibuat dari bambu (nasi ukat) menunjuk seseorang, mengenai orang dengan tangkai itu, ataupun lampu mati atau sendok itu dibawa diatas makanan orang lain yang bakal memakannya. Pantang mengambil barang-barang orang yang menderita kebakaran rumah.Continue Reading

Merga Karo-Karo Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Merga Karokaro dan cabang-cabangnya Sinulingga berasal dari Lingga, Bintang Meriah dan Gunung Merlawan. Sitepu berasal dari Naman, Beganding, Sukajulu, Sukanalu, Sinaman, Sukanalu Teran. Purba berasal dari Kabanjahe, Berastagi dan Lau Cih (Deli Hulu). Surbakti berasal dari Surbakti dan Gajah. Barus berasal dari Barus Jahe, Tanjung Barus dan Barus Julu. KetarenContinue Reading

Peranan Kiras Bangun/Garamata di Tengah Masyarakat Karo Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Kiras Bangun lahir di Batukarang sekitar tahun 1852. penampilannya sederhana, berwibawa dengan gaya dan tutur bahasa yang simpatik. Masyarakat menamakan beliau Garamata yang bermakna “Mata Merah”. Masa mudanya ia sering pergi dari satu kampung ke kampung lain dalam rangkaian kunjungan kekeluargaan untuk terwujudnya ikatan kekerabatan warga Merga Silima serta terpeliharanyaContinue Reading

Pantangan Karo (5) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id Pantang menunjuk benang raja (benteha) dengan jari telunjuk. Pantang menggendong tempat enau dengan bahu kiri dan juga mengatakan “bawa banyak ikan” kepada orang yang akan mengail. Pantang jika mulai bertenun ternyata benangnya putus. Jika tangan basah kena ludah pantang menumbuk tepung untuk membuat cimpa. Sedang berkikir pantang untuk menangkapContinue Reading

Pantangan Karo (4) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id Didalam perkawinan, pantang jika kaki pengantin tersandung sewaktu berjalan dari tempatnya biasa menuju ke tempat yang ditentukan, ataupun kepalanya terantuk. Sehari sesudah pesta perkawinan, pengantin pantang menyeberang sungai dan 4 hari lamanya pantang meninggalkan tempat tidur. Pantang mengerjakan sesuatu pekerjaan dalam keadaan terbelengkalai. Ada peribahasa orang Batak Karo yangContinue Reading

Pantangan Karo (3) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id Pantang mengembangkan tikar terbalik, karena tikar orang mati (tempat mayat) dikembangkan terbalik dan juga meletakkkan pakaian yang tempatnya dikaki arah kepala. Sewaktu menabur padi pantang memakan makan-makanan, karena waktu menjaga burung, padi itu mungkin dibinasakan oleh tikus, babi hutan. Ketika memotong padi pantang bernyanyi-nyanyi dan bersiul-siul. Pantang sekali jikaContinue Reading

Cimbang Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Cimbang sebutan untuk  : Sesama istri yaitu antara istri abang dengan istri adiknya. Termasuk kelompok istri senina sembuyak bapa dan senina sembuyak nini.Continue Reading

Impal Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Impal sebutan untuk : Semua anak kalimbubu Semua anak Puang kalimbubu Semua anak puang nu puang baik pihak istri bapa maupun diatasnya. Tapi sekarang kebanyakan jika tidak semerga biasa dipanggil impal. Baik itu sesama laki-laki ataupun perempuan.Continue Reading

Pantangan Karo (2) Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id Pantang untuk menginjak, melangkahi ataupun menduduki batu penghulu balang. Pantang jika sedang menanam pisang, bayangan batang pisang itu mengenai yang menanamnya. Jatuh ditepian yang berkeramat, kepala terletak sebelah hilir adalah pantang. Pantang, perempuan yang sedang hamil ataupun baru melahirkan, menghadiri upacara pemakaman orang yang mati bersalin. Pantang jika padaContinue Reading

Kela Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Kela, sebutan yang digunakan untuk suami anak, tetapi dalam hal ini suaminya bukanlah impalnya terdekat atau anak bibinya. Juga disebut kela untuk suami anak dari senina sembuyak bapa, senina sembuyak nini dan senina satu empung.Continue Reading

Permain Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Permain, sebutan yang digunakan untuk seluruh anak ipar baik untuk pihak kalimbubu karena istri maupun pihak kalimbubu karena bapa. Dalam hal Ini termasuk anak ipar dari puang kalimbubu dan puang nu puang dari kedua belah pihak.Continue Reading

Turangku Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id -Turangku (Besan, bisa juga ipar), sebutan yang digunakan untuk :  Istri dari saudara Iaki laki istri. Istri dari saudara laki-laki istri karena turang sembuyak bapa, turang sembuyak nini dan turang sembuyak empung. Istri permain (anak kalimbubu bapa) beserta sembuyak dan seninanya. Istri puang kalimbubu, puang nu puang dari pihakContinue Reading

Bumi Hangus Rumah Adat Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Taktik bumi hangus Perkampungan Karo terjadi pada Agresi I Kolonial Belanda pada tanggal 25 Nopember 1947. Ketika itu rata-rata semua kampung di Tanah Karo membakar rumah mereka dan mengungsi. Alasan mereka membakar rumah adat itu agar jika Belanda datang mereka tidak menempati rumah penduduk. Menurut salah satu sumberContinue Reading

Silih Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – Silih (Ipar), sebutan yang digunakan untuk : Turang (saudara laki-laki) istri. Dalam hal ini tennasuk golongan turang Sembuyak bapa, turang sembuyak nini dan sembuyak empung dari istri. Silih (ipar) dari golongan puang kalimbubu dan puang nu puang dari pihak istri juga dari pihak kalimbubu bapa.Continue Reading