GT Surbakti

Gusti Terkelin Surbakti atau yang lebih dikenal dengan GT Surbakti lahir di Kabanjahe tanggl 20 September 1939.   Dia mendirikan PT. Eka Sari Lorena Grup yang menaungi beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dan ekspedisi. Mantan anggota TNI ini dikenala sebagai tokoh penting di Organisisa Angkuta Darat (Organda).

GT Soerbakti menikah dengan Karyani Kumpul Sembiring dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Eka Sari Lorena Surbakti, Dwi Ryanta Surbakti dan Karina Surbakti. Eka Sari lorena Surbakti tercatat sebagai ketua Organda dan Dwi Ryanta Surbakti pernah menjadi anggota DPRD Jakarta (2019-2014).  

Ceritanya Gusti Terkelin Surbakti yang masih aktif di militer dengan pangkat Kapten Zeni AD ingin berbisnis di bidang transportasi. Namun karena keterbatasan dana maka dia meminjam dana di sebuah bank pemerintah dengan menjaminkan sertifikat tanah dan rumah keluarga. Dari pinjaman tersebut, dua bus Mercedes Benz berhasil didapat dan rute pertamanya adalah Jakarta – Bogor PP melewati daerah Parung. Dibantu istri tercinta, Karyani K Sembiring yang mengedepankan prinsip kerja keras dan fokus pada bisnis yang digeluti, usaha yang dirintis pasangan suami istri di bawah bendera PT. Eka Sari Lorena Transport itu dibangun perlahan-lahan.

Nama Lorena sendiri diambil dari nama sang kakak yaitu Eka Sari Lorena Soerbakti. Lorena berarti arah atau jalan yang baik. Rupanya nama putri sulungnya itu membawa hoki. Bus yang diberi nama Lorena cepat diterima dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Satu demi satu trayek baru pun dibuka. Dimulai pada 1984 dengan menjalani rute Jakarta-Surabaya PP hingga akhirnya tahun 1989, Lorena Group mengembangkan usahanya dengan mendirikan PT. Ryanta Mitra Karina yang biasa disebut “KARINA” yang juga bergerak di bidang jasa angkutan umum bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang melayani trayek Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, dan Denpasar. Saat itu Lorena merupakan salah satu perusahaan otobus yang menjadi andalan pengguna angkutan umum antar kota di kawasan tersebut.

Baca Juga  Tifatul Sembiring

Tak hanya sekitar pulau Jawa, giliran Sumatera dibidik dengan rute Jakarta Pekanbaru, Riau. Sehingga total secara keseluruhan, ada 500 bus Lorena menjelajah di 60 kota di Jawa, Bali, Madura, dan Sumatera.

Sempat terdengar kabar kalau Lorena akan membuka rute penerbangan dengan nama Lorena Air. Namun hingga kini rencana itu belum terealisasi.

Riwayat Pendidikan :

  • Sekolah Menengah Atas B (1956-1959)
  • Akademi Militer Nasional (1959-1962)
  • Aplikasi Akademi Militer Nasional (1962-1963)

Organisasi :

  • Ketua DPD Organda DKI Jaya – Unit Bus Antar Kota (1977-1979)
  • Ketua DPP Organda – Departemen Khusus (1979-1983)
  • Ketua DPP Organda – Departemen Pembinaan Perusahaan (1983-1987)
  • Ketua DPP Organda (1987-1998)
  • Ketua Umum DPP Organda (1999-2004)
  • Dewan Pertimbangan DPP Organda (2004-2009)
  • Ketua Umum Tetap Perhubungan Kadin (2004-2009)
  • Dewan Pertimbangan Kadin (2009-2014)

Pekerjaan :

  • Sebagai Perwira ZENI – TNI AD (1963-1979)
  • Presiden Komisaris PT Eka Sari Lorena (1970-sekarang)
  • Presiden Direktur CV. Kirana (1977-sekarang)
  • Presiden Direktur CV. Kartika (1979-sekarang)

Disadur dari berbagai sumber.

© Mejuahjuah.id /CATATAN : Setiap konten di website Mejuahjuah.id memiliki hak cipta. Jika ingin mengutip sebagian ataupun seluruh isi dari setiap artikel dalam website ini harap menghubungi kami atau memberikan asal sumber kutipan dari Mejuahjuah.id.

Leave a Reply