Kampil Tumba

Kampil Tumba Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Mejuahjuah.id – KAMPIL TUMBA (TANDEK = KAMPIL INDUNG-INDUNG)

Bahan     : Pandan (bengku­ang), pelepah pisang sirurus. benang.

Mengerjakannya : Dengan cara menganyam.

Ukuran : Tinggi kira-kira 16 cm. penampang bagian atas bulat telur.  Keliling penam­pang kira-kira 55 cm

Ukiran : Lipan nangkih tongkeh. duri ikan.

Gunanya:

  1. Kampil tumba/tandek/indung-indung dipakai oleh pihak perempuan pemakan sirih. Isi kampil : Tagan kinukut berisi kapur sirih, kalakati penjabat yang digunakan sebagai alat untuk membelah pinang, petak ranto (tempat tembako). belau (sirih), gambir, buah mayang (pinang).
  2. Untuk dipergunakan sewaktu raleng tendi (memanggil roh seseorang yang telah pergi dari badan manusia). Isi kampil serupa dengan diatas dan ditambah lagi dengan gelang tumbuk dan cincin pijer.
  3. Untuk menanya dukun (nungkun wari) hari baik atau tidak mengadakan pesta dan lain-lain.
  4. Untuk ngendes (pemberitahuan kepada orang tua si gadis yang telah dibawa nangkih (kawin lari).

*) Diangkat dari buku Mengenal Seni Kerajinan Tradisional Karo karya AG. Sitepu.

© Mejuahjuah.id /CATATAN : Setiap konten di website Mejuahjuah.id memiliki hak cipta. Jika ingin mengutip sebagian ataupun seluruh isi dari setiap artikel dalam website ini harap menghubungi kami atau memberikan asal sumber kutipan dari Mejuahjuah.id.
Bagikan

1 Comment

  1. Selamat Malam, perkenalkan saya Yerimia Namora Pakpahan mahasiswa aktif ISBI Bandung, saya tertarik untuk mengutip informasi mengenai kampil sebagai salah satu bagian dari kebudayaa suku bangsa Karo untuk memunhi kebutuhan observasi dan validasi data literatur penelitian tugas akhir. Bagaimana prosedur perijinan yang harus saya lakukan untuk mendapatkan ijin menutip dan sumber valid lainnya mengenai kampil? Terima kasih atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *