Profil 2 Pahlawan Nasional dari Karo | Kiras Bangun & Jamin Ginting

Profil 2 Pahlawan Nasional dari Karo | Kiras Bangun & Jamin Ginting Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo

Banyak pahlawan yang sudah diakui perjuangannya melawan penjajah oleh pemerintah Indonesia. Meskipun banyak pejuang dari Karo yang telah berjasa untuk memerdekaan  negeri ini, tapi baru dua orang pejuang yang diangkat secara resmi sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI. Siapa dia? Mari kita simak.

Kiras Bangun (Garamata)

Profil 2 Pahlawan Nasional dari Karo | Kiras Bangun & Jamin Ginting Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo
Kiras Bangun/Pa Garamata

Kiras Bangun yang terkenal dengan gelar Pa Garamata adalah Pahlawan Nasional pertama yang diangkat dari suku Karo. Kiras Bangun berasal dari kampung Batukarang, kecamatan Payung Tanah Karo. Perjuangannya yang cukup dikenang adalah saat Belanda mulai menduduki Tanah Karo.

Perjuangan Kiras Bangun diawali tahun 1901. Beberapa kali Belanda mengirimkan utusan ke Tanah Karo namun utusan Belanda itu ditolak mentah-mentah oleh Kiras Bangun dan seluruh rakyat Tanah Karo. Lalu Belanda mengirimkan Pdt Guillaume sebagai utusan. Pada saat itu Belanda melalukan taktik penginjilan untuk menduduki Tanah Karo. Keberhasilan taktik penginjilan itu sudah diawali di desa Buluh Awar kemudian sekitar Sibolangit. Belanda ingin lebih lagi, mereka ingin menguasai Karo Gugung.

Pdt Guillaume ditolak. Rumahnya diserbu oleh Pasukan Kiras Bangun. Belanda tidak menyerah mereka melalukan operasi militer Belanda ke Tanah karo dengan dipimpin oleh Letnan Kolonel Eleckman.  Pasukan Kiras Bangun berusaha bertahan namun karena kurang dalam amunisasi senjata pasukannya mundur ke Batukarang. Berastagi dan Kabajahe tidak bisa dipertahankan. Belanda terus mengejar Kiras Bangun, mereka bergerak ke Batukarang. Kampung itu tidak bisa dipertahankan Kiras Bangun dan pasukannya mengungsi ke Dairi.

Dia mencoba menyusun kekuatannya disana. Namun para Sibayak, Raja Urung, dan Pengulu semakin melemah harus takluk di tangan Belanda. Kiras Bangun merasa tidak punya kekuatan lagi. Utusan Belanda datang dan mengajaknya untuk pulang ke Batukarang dan menjadi rakyat biasa. Namun janji Belanda itu tidak ditepati. Dia kemudian diasingkan selama 4 tahun di perladangan Riung sekitar 6 kilomenter dari Batukarang.

Kiras bangun meninggal dunia pada tanggal 27 November 1942 di usia 90 tahun. Pada tahun 2005 Pemerintah Republik Indonesia menganugerahi Kiras Bangun gelar Pahlawan Nasional.

Letjen Jamin Gintings

Profil 2 Pahlawan Nasional dari Karo | Kiras Bangun & Jamin Ginting Mejuahjuah.id I Ensiklopedia Karo
Letjen Jamin Gintings

Jamin Ginting lahir dan besar di kampung Suka, kecamatan Tiga Panah, Tanah Karo. Karir Militer Jamin Ginting diawali saat opsir-opsir Jepang membuat satuan militer bernama Giyugun untuk menguatkan militer Jepang di Asia. Ketika Jepang kalah dan Belanda masuk lagi ke Hindia Belanda barulah peranan Jamin Ginting menjadi penting.

Dia bergerak cepat membentuk pasukannya di Tanah Karo. Dia meyakinkan seluruh prajurit Tanah Karo harus dipertahankan dari kekuasaan Belanda. Dia menjadi menjadi komandan batalyon Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Kabanjahe. Jamin Ginting banyak terlibat peperangan di wilayah Tanah Karo, Langkat, Deli Serdang dan Aceh Tengah. Peperangan ini terjadi pada saat situasi mengungsi.

Setelah merdeka, Jamin Ginting menerima perintah dari Jakarta untuk memimpin Komando Bukit Barisan. Pada 1962, Menteri Panglima AD Letnan Jenderal Ahmad Yani menariknya ke Jakarta. Djamin dipersiapkan untuk mengisi pos asisten II bidang operasi dan latihan.

Jamin Ginting aktif berpolitik di Partai Golongan Karya dan sempat menjadi anggota DPR dari partai itu. Pada 1972, pemerintah mengirimkan Djamin ke Kanada sebagai Duta Besar Berkuasa Penuh Indonesia dengan pangkat letnan jenderal. 

Di Kanadalah Jamin Ginting menghembuskan nafasnya yang terakhir pada tanggal 23 Oktober 1974. Pada tahun 2014 Jamin Ginting menerima anugerah pahlawan nasional dari Presiden Joko Widodo yang diterima sang istri Likas Tarigan.

————————————————–

© Mejuahjuah.id /CATATAN : Setiap konten di website Mejuahjuah.id memiliki hak cipta. Jika ingin mengutip sebagian ataupun seluruh isi dari setiap artikel dalam website ini harap menghubungi kami atau memberikan asal sumber kutipan dari Mejuahjuah.id.
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *